Pengantar
Sistem Informasi Psikologi
a. Pengertian
Informasi
Laudon
(2004) mengemukakan informasi adalah adalah data yang sudah dibentuk ke dalam
sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Davis
(1985) juga menjelaskan mengenai informasi adalah data yang telah diproses atau
diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan
nilai yang sesunngguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang
sekarang atau nantinya.
Menurut
Leod (dalam Fatta, 2007) mengatakan informasi adalah data yang telah diproses,
atau data yang memiliki arti.
Keterkaitan antara sistem dengan informasi yaitu dimana
informasi adalah merupakan data yang telah diolah dan menjadi sebuah bentuk
yang berarti bagi penerimanya. Sedangkan sistem suatu totalitas himpunan
bagian-bagian satu sama lain berinteraksi dan bersama-sama beroperasi mencapai
suatu tujuan tertentu didalam suatu lingkungan sehingga bila tidak ada suatu
sistem maka tidak terjadinya suatu informasi.
b. Pengertian
Sistem Informasi Psikologi
Sistem
informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau
organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Sistem
informasi juga bisa didefinisikan sebagai suatu sistem yang menerima sumber
data sebagai input dan mengolah
menjadi produk informasi sebagai output. Sistem informasi merupakan suatu
sistem yang terdiri dari beberapa subsistem atau komponen hardware, software, dan brainware,
data dan prosedur untuk menjalankan input, proses, output, penyimpanan dan pengontrolan yang mengubah sumber data
menjadi informasi (Marimin, Tanjung, Prabowo, 2010).
Menurut
(Hutahaean, 2014) sistem informasi adalah sistem didalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan
menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.
Hal
tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang
menerima sumber daata sebagai input dan
output. Sistem informasi itu sendiri
merupakan suatu sistem yang terdiri dari hardware,
software, brainware. Digunakan untuk kebutuhan pengelolaan transaksi
harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari
suatu organisasi.
Sistem
informasi psikologi adalah suatu pemanfaatan media teknologi untuk membantu
mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan
media teknologi komputer yang berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal
ini akan sangat membantu dan mempermudah mulai dari penginputan data,
pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output) dalam pengolahan data.
c. Contoh
Kasus
Rasa pengetahuan yang
kuat terhadap gejala-gejala yang sering dialami, sering mengalami perubahan
mood yang ekstrim, merasa sedih berkepanjangan, dan merasa senang bagaikan
waktu 24 jam pun tidak dirasa cukup untuk mengeksplor rasa senangnya itu. Seseorang
berusaha mencari salah satu nama penyakit yang mewakili gejala-gejala yang ia
alami, ia menemukan serangkaian test psikologi di internet yang ia akses
melalui komputer, yang membuat ia tidak perlu menemui psikolog untuk mentest
nya secara langsung.
d. Sumber
Davis,
G., Olson, M. H. (1985). Management information
system, conceptual foundantions, structure and development, second edition.
New York: Mc Graw – Hill
Fatta,
H. A. (2007). Analisis dan perancangan
sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta:
CV Andi Offset
Hutahaean,
J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta:
Deepublish
Marimin.,
Tanjung, H., Prabowo. H. (2010). Sistem informasi
manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo
Laudon,
K. C., Laudon, J. P. (2004). Management information
system, managing the digital firm, eight edition. New Jersey: Pearson
Education, Inc



Tidak ada komentar:
Posting Komentar