Rabu, 02 November 2016

Tugas Sistem Informasi Psikologi (tugas 1)

   Pengantar Sistem Informasi Psikologi

a.       Pengertian Informasi



Laudon (2004) mengemukakan informasi adalah adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Davis (1985) juga menjelaskan mengenai informasi adalah data yang telah diproses atau diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesunngguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.
Menurut Leod (dalam Fatta, 2007) mengatakan informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.
            Keterkaitan antara sistem dengan informasi yaitu dimana informasi adalah merupakan data yang telah diolah dan menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya. Sedangkan sistem suatu totalitas himpunan bagian-bagian satu sama lain berinteraksi dan bersama-sama beroperasi mencapai suatu tujuan tertentu didalam suatu lingkungan sehingga bila tidak ada suatu sistem maka tidak terjadinya suatu informasi.

b.      Pengertian Sistem Informasi Psikologi


Sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Sistem informasi juga bisa didefinisikan sebagai suatu sistem yang menerima sumber data sebagai input dan mengolah menjadi produk  informasi sebagai output. Sistem informasi merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem atau komponen hardware, software, dan brainware,  data dan prosedur untuk menjalankan input, proses, output, penyimpanan dan pengontrolan yang mengubah sumber data menjadi informasi (Marimin, Tanjung, Prabowo, 2010).
Menurut (Hutahaean, 2014) sistem informasi adalah sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.
Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima sumber daata sebagai input dan output. Sistem informasi itu sendiri merupakan suatu sistem yang terdiri dari hardware, software, brainware. Digunakan untuk kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi.
Sistem informasi psikologi adalah suatu pemanfaatan media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan mempermudah mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output) dalam pengolahan data.

c.       Contoh Kasus
Rasa pengetahuan yang kuat terhadap gejala-gejala yang sering dialami, sering mengalami perubahan mood yang ekstrim, merasa sedih berkepanjangan, dan merasa senang bagaikan waktu 24 jam pun tidak dirasa cukup untuk mengeksplor rasa senangnya itu. Seseorang berusaha mencari salah satu nama penyakit yang mewakili gejala-gejala yang ia alami, ia menemukan serangkaian test psikologi di internet yang ia akses melalui komputer, yang membuat ia tidak perlu menemui psikolog untuk mentest nya secara langsung.



d.      Sumber
Davis, G., Olson, M. H. (1985). Management information system, conceptual foundantions, structure and development, second edition. New York: Mc Graw – Hill
Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: CV Andi Offset
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish
Marimin., Tanjung, H., Prabowo. H. (2010). Sistem informasi manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo
Laudon, K. C., Laudon, J. P. (2004). Management information system, managing the digital firm, eight edition. New Jersey: Pearson Education, Inc


Tidak ada komentar:

Posting Komentar