Sabtu, 05 November 2016

Tugas Sistem Informasi Psikologi (Tugas 2)

      A.  Pengertian Arsitektur Komputer





Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem koneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan masing-masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memory cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene.
Komponen yang terdapat komputer menurut Fahreza (2008) antara lain:





1.      Komponen bagian dalam
a)      Mother Board / Main Board
Mother board adalah tempat semua komponen atau device dipasang.
b)      CPU
Bagian terpenting dari sebuah komputer yang berfungsi sebagai pengontrolan segala aktivitas yang ada pada komputer.
c)      Memory
Memori adalah suatu perangkat keras yang berfungsi sebagai penyimpanan data dan program.
d)     Input / Output
e)      Disk Drive / Flopy Disk
Disck Drive adalah suatu media yang berfungsi sebagai penyimpanan data eksternal.
f)       CD Room/ DVD Room Read/Write
Menurut fungsinya CD Room / DVD Room dikelompokan menjadi dua macam yaitu, CD / DVD-Read, CD / DVD jenis ini hanya bisa digunakan untuk membaca data saja dan CD / DVD- Read / Write, jenis yang mampu membaca data juga bisa menulis atau menghapus data dalam bentuk CD atau DVD.
g)      VGA (Virtual Grapihc Adapter)
Divice yang berfungsi mengolah data visual yang menjadi resolusi tinggi yang ditampilkan oleh monitor.
h)      Soundcard
Perangkat keras yang berfungsi sebagai media output audio,  baik buruknya output suara tergantung dari jenis soundcard-nya.
i)        Monitor
Bagian unit komputer yang berfungsi menampilkan visualisasi ataau gambaar pada komputer.
2.      Komponen pelengkap
a)      Heatsink
Berfungsi untuk membuang panas yang dihasilkan oleh  processor lewat kondusi panas dari processor ke heatsink
b)      Fan
Semacam kipas kecil yang berfungsi untuk mendinginkan ruang dalam unit komputer.
3.      Komponen bagian luar
a)      Unit Catu Daya
Bagian komputer yang berfungsi  menyuplai power dari listrik PLN, sehingga input listriknya sesuai dengan masukan yang dibutuhkan komputer.
b)      Casing
Bagian komputer yang berfungsi sebagai penutup atau pelindung komponen-komponen komputer dari debu dan kotoran lainnya.
c)      Mouse
Pointer tanda panah yang mengarah ke kiri. Fungsi mouse adalah mengeksekusi perintah atau program dengan cara  meng-klik.
d)     Keyboard
Sebuh papan yang berisi tombol huruf dan angka. Selain untuk mengeksekusi program fungsi keyboard adalah  untuk mengetik.
e)      Speaker
Sebuah media audio yang berfungsi sebagai output suara yang dihasilkan oleh sebuah unit komputer.
      B.     Struktur Kognisi Manusia






Definisi kognisi adalah kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan termasuk kesadaran, perasaan, dsb atau usaha menggali sesuatu melalui pengalaman sendiri. Proses pengenalan, dan penafsiran lingkungan oleh seseorang, hasil pemerolehan pengetahuan.
Solso (2001) studi tentang ilmiah tentang jiwa yang berpikir dan berkaitan dengan:
-          Bagaimana kita memperhatikan dan memperoleh informasi
-          Bagaimana informasi disimpan dan diproses dalam otak
-          Bagaimana memecahkan masalah, berfikir dan merumuskan bahasa
     C.     Kaitan antara Struktur Kognisi Manusia dan Arsitektur Komputer
Arsitektur Komputer dengan Struktur Kognisi Manusia memiliki kesamaan, yaitu sama sama memiliki bagian-bagian pendukungnya. Dimana arsitektur komputer memiliki beberapa komponen komputer untuk mendukung proses berjalannya mesin, dimana komputer juga memiliki input dan outputnya sendiri. Sama hal-nya dengan struktur kognisi manusia, di dalam otak kita juga mempunyai bagian-bagian yang mendukung stimulus masuk dan menghasilkan perilaku yang tampak.
     D.    Kelebihan dan Kelemahan Arsitektur Komputer dibandingkan Struktur Kognisi Manusia
Kelebihan:
-          Memiliki prosesor yang lebih banyak
-          Dapat digunakan oleh semua orang (multi user)
-          Dapat mengakses beberapa situs secara bersamaan
Kekurangan
-          Dapat terserang virus yang dapat mengganggu kinerja komputer
-          Membutuhkan listrik yang besar
-          Tidak flexibel
     E.     Contoh Kasus dan Solusinya
Didi bekerja freelance sebagai programmer, klien Didi meminta untuk membuatkan program untuk kemajuan perusahaan klien nya tersebut agar memudahkan pekerjaannya. Disini Didi dituntut keahlian dan idenya untuk bisa mengerjakan program-program yang baik dan bisa digunakan untuk memajukan perusahaan klien nya tersebut.
      F.      Sumber
Fahreza, R. (2008). Belajar mudah merakit komputer untuk pemula. Yogyakarta: MediaKom



Rabu, 02 November 2016

Tugas Sistem Informasi Psikologi (tugas 1)

   Pengantar Sistem Informasi Psikologi

a.       Pengertian Informasi



Laudon (2004) mengemukakan informasi adalah adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Davis (1985) juga menjelaskan mengenai informasi adalah data yang telah diproses atau diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesunngguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.
Menurut Leod (dalam Fatta, 2007) mengatakan informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.
            Keterkaitan antara sistem dengan informasi yaitu dimana informasi adalah merupakan data yang telah diolah dan menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya. Sedangkan sistem suatu totalitas himpunan bagian-bagian satu sama lain berinteraksi dan bersama-sama beroperasi mencapai suatu tujuan tertentu didalam suatu lingkungan sehingga bila tidak ada suatu sistem maka tidak terjadinya suatu informasi.

b.      Pengertian Sistem Informasi Psikologi


Sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Sistem informasi juga bisa didefinisikan sebagai suatu sistem yang menerima sumber data sebagai input dan mengolah menjadi produk  informasi sebagai output. Sistem informasi merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem atau komponen hardware, software, dan brainware,  data dan prosedur untuk menjalankan input, proses, output, penyimpanan dan pengontrolan yang mengubah sumber data menjadi informasi (Marimin, Tanjung, Prabowo, 2010).
Menurut (Hutahaean, 2014) sistem informasi adalah sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.
Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima sumber daata sebagai input dan output. Sistem informasi itu sendiri merupakan suatu sistem yang terdiri dari hardware, software, brainware. Digunakan untuk kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi.
Sistem informasi psikologi adalah suatu pemanfaatan media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan mempermudah mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output) dalam pengolahan data.

c.       Contoh Kasus
Rasa pengetahuan yang kuat terhadap gejala-gejala yang sering dialami, sering mengalami perubahan mood yang ekstrim, merasa sedih berkepanjangan, dan merasa senang bagaikan waktu 24 jam pun tidak dirasa cukup untuk mengeksplor rasa senangnya itu. Seseorang berusaha mencari salah satu nama penyakit yang mewakili gejala-gejala yang ia alami, ia menemukan serangkaian test psikologi di internet yang ia akses melalui komputer, yang membuat ia tidak perlu menemui psikolog untuk mentest nya secara langsung.



d.      Sumber
Davis, G., Olson, M. H. (1985). Management information system, conceptual foundantions, structure and development, second edition. New York: Mc Graw – Hill
Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: CV Andi Offset
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish
Marimin., Tanjung, H., Prabowo. H. (2010). Sistem informasi manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo
Laudon, K. C., Laudon, J. P. (2004). Management information system, managing the digital firm, eight edition. New Jersey: Pearson Education, Inc