Senin, 25 November 2013
Rabu, 20 November 2013
Senin, 18 November 2013
Minggu, 17 November 2013
Sabtu, 16 November 2013
Minggu, 10 November 2013
Sabtu, 09 November 2013
Selasa, 29 Oktober 2013
Minggu, 27 Oktober 2013
Jumat, 25 Oktober 2013
Minggu, 20 Oktober 2013
Selasa, 15 Oktober 2013
tulisan ke dua
JANGAN
ASINGKAN ANAK-ANAK BROKEN HOME
Siapa sih yang ngga ngiri sama kehangatan sebuah keluarga
utuh?? Pasti semuanya ingin merasakan hal
itu. Tapi, tidak untuk anak anak yang berada di tengah tengah keluarga
yang ibu dan ayahnya bercerai, mungkin lebih trand bilangnya sih “ BROKEN HOME
“ banyak yang menilai kalau anak korban dan perceraian orang tuanya itu nakal.
Karna mereka tidak mendapat kasih sayang utuh dari ibu dan ayahnya. Segilintir
masyarakat melarang anak anaknya bergaul dengan anak korban broken home ini,
mengapa? Apa salah mereka? Mereka hanyaa
korban dari ke egoisan orang tua mereka yang tidak memikirkan anaknya.
Walaupun, perceraian adalah jalan terakhir
bila tak bisa di perbaiki lagi?
Pernahkah kah kalian berfikir, jika kalian diposisi mereka?
Apakah kalian akan sanggup menjalani kehidupan yang serba terbatas? Kerasnya
lingkungan mereka? Apa kalian tega mengasingkan mereka dari pergaulan kalian?
Mereka yang seharus nya mendapat perhatian teman sepermainan nya, kalau dari
orang tua mereka pun tidak memperhatikan
mereka. Tolong!!! Dengarkan aku, aku ingin berteman dengan siapa saja, tanpa
kalian melihat status keluargaku!!!!
Rabu, 25 September 2013
Ini tulisan pertama gue,
ya anggaplah tulisan percobaan buat ngelatih kemahiran gue dalam merangkai
setiap kata-kata, yap! Gue mulai deh tulisan gue ini...
pernah inget gak apa
yang kalian alami sejak kecil? pernah ngerasain nggak yang namanya di kucilkan
teman? seperti ini " ih, kamu item ya ", "ih rambut kamu jelek,
keriting seperti mie", "ih dasar! kamu miskin! aku gak mau punya
temen miskin!!!" atau lo pernah menyombongkan diri ke teman-teman sebaya
lo? misalnya "ih, tas aku mahal loh, harganya berjuta-juta",
"ih, kemaren aku abis jalan-jalan loh ke Bali", atau
"lihat nih teman-teman, sepatu baru aku bagus kan? iya lah aku beli di
Singapore"
terbayang nggak hal
sekecil itu bisa membuat lo tertekan? mungkin, dari beberapaa orang menganggap
itu hanyalah masalah kecil, atau mereka berfikir hanya kenakalan anak kecil
saja. TAPI jangan di anggap remeh ya!!! seiring berjalannya waktu, lo semakin
tumbuh besar dan semakin munutup diri dari pergaulan lo, karna lo menganggap
diri lo itu BENAR sama seperti yang dikatakan teman-teman kecil lo dulu.
pasti setiap orang pernah mengalaminya, coba berkaca pada diri sendiri,
apakah lo termasuk digolongan yang mana? apakah yang sering TERKUCILKAN
atau kah yang suka MENYOMBONGKAN diri sendiri???
nih gue kasih tau dampak
nya kaya gimana secara satu persatu:
1. golongan terkucilkan
kalo lo dulu
sering di kata-katain sama temen lo, maka dampak nya ketika lo dewasa, lo
ngerasain yang namanya (tidak percaya diri, kurang pergaualan, diasingkan,
dijadikan kaum yang minoritas) itu karna diwaktu kecil lo sering di kucilkan
sama temen-temen lo. sehingga lo sudah terbentuk menjadi seorang yang tidak
berkembang,dan selalu berfikir "ohh iya benar loh yang di katakan temen
gue itu" mereka nggak pernah nemuin apa yang ada potensi yang ada di
dalam diri mereka itu sendiri. jadi, jangan terpaku dengan masa lalu ya:)
2. golongan orang sombong
Kalo lo dulu sering menyombongkan diri,
maka dampak nya ketika lo dewasa. Lo merasa bahwa lo adalah kaum high class,
yang tidak ada tandingan nya, dan selalu menganggap diri lo itu NUMBER ONE. Dan
tidak segan-segan lo menindas kaum yang rendah, dan lo hanya maunya berteman
dengan orang nya setingkat dengan lo. Lo merasa nggak punya kekurangan, yang lo
tau hanya kelebihan materi yang lo punya aja. Gue harap sih untuk kaum yang
seperti ini bias menyadari bahwa setiap orang ada sisi baik dan buruknya.
Ambilah sisi yang baiknya, jangan selalu mencari sisi buruknya.
Sekian dari tulisan gue,
kalo kalian membacanya kurang paham berarti tulisan gue emang yang gak jelas
hahaha :D
Langganan:
Postingan (Atom)



