Mengendalikan fungsi manajemen
·
Pengertian
controlling
Menurut Henry
Fayol controlling adalah penemuan dan penerapan cara dan alat untuk menjamin bahwa
rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah di tetapkan.
Menurut Lyndall
F. Urwick (1974) controlling adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa
pengadaan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan
bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud tujuan yang telah
digariskan semula.
Menurut George
Terry controlling adalah untuk mengawasi apakah gerakan dari organisasi
ini sudah sesuai dengan rencana atau
belum.
Dalam
melaksanakan kegiatan controlling, atasan mengadakan pemeriksaan, mencocokan,
serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan
rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang dicapai.
·
Jelaskan langkah-langkah
kontroling
Menurut Kadarman
langkah-langkah proses pengendalian, yaitu:
1) Menetapkan Standar
Karena perencanaan
merupakan tolak ukur merancang pengawasan, maka secara logis hal ini berarti
bahwa langkah pertama dalam proses pengawasan adalah menyusun rencana. Perencanaan
yang dimaksud disini adalah menentukan standar.
2) Mengukur Kerja
Langkah kedua
dalam pengawasan adalah mengukur atau mengevaluasi kinerja yang dicapai
terhadap standar yang telah ditentukan.
3) Memperbaiki Penyimpangan
Proses pengawasan
tidak langkap jika tidak ada tindakan perbaikan terhadap
penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Menurut Maman
Ukas menyebut tiga unsur pokok yang selalu ada dalam proses pengendalian,
yaitu:
1) Ukuran-ukuran yang menyajikan bentuk-bentuk yang diminta.
Standar ukuran ini bisa nyata, mungkin juga tidak nyata, umum atau khusus,
tetapi selama seorang masih menganggap bahwa hasilnya adalah seperti yang
diharapkan.
2) Perbandingan antara hasil yang nyata dengan ukuran tadi. Evaluasi
ini harus dilaporkan kepada khalayak ramai yang dapat berbuat sesuatu akan hal
ini.
3) Kegiatan mengadakan koreksi. Pengukuran-pengukuran
laporan dalam suatu pengawasan tidak akan berarti tanpa adanya koreksi, jikalau
dalam hal ini diketahui bahwa aktifitas umum tidak mengarah ke hasil-hasil yang
diinginkan.
·
Jelaskan tipe-tipe
kontrol dalam manajemen
a)
Pengendalian
diri dalam (internal control)
Pengendalian
dari dalam adalah pengendalian yang dibentuk dari dalam organisasi itu sendiri.
Aparat atau unit pengendalian ini bertugas mengumpulkan data dan informasi yang
diperlukan oleh pemimpin untuk melihat dan menilai kemajuan atau kemunduran
dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu pemimpin dapat mengambil suatu tindakan
korektif terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya (internal
control).
b)
Pengendalian
luar organisasi (eksternal control)
Pengendalian
luar organisasi (eksternal control) aalah pengendalian yang dilakukan oleh
aparat atau unit pengendalian dari luar organisasi terhadap departemen (lembaga
pemerintah lainnya) atas nama pemerintah. Selain itu, pengawasan dapat pula
dilakukan oleh pihak luar yang ditunjuk oleh suatu organisasi untuk minta
bantuan pemeriksaan atau pengendalian terhadap organisasinya.
c)
Pengendalian
preventif
Pengendalian
preventif adalah pengendalian yang dilakukan sebelum rencana itu dilaksanakan. Maksud
pengendalian preventif adalah untuk mencegah terjadinya kekeliruan atau
kesalahan.
d)
Pengendalian
represif
Pengendalian
represif adalah pengendalian yang dilakukan setelah adanya pelaksanaan
pekerjaan. Maksud dilakukankan pengendalian represif adalah untuk menjamin
kelangsungan pelaksanaan pekerjaan agar hasilnya tidak menyimpang dari yang
telah di rencakanan (dalam pengendalian anggaran disebut post audit)
·
Membuatu strategi
controlling untuk organisasi
Bila fungsi
pengawasan dilakukan dengan tepat, organisasi akan memperoleh manfaat berupa:
a) Dapat mengetahui sejauh mana program telah dilakukan oleh
staff, apakah sesuai dengan standar atau rencana kerja, apakah sumber daya
telah digunakan sesuai dengan yang telah ditetapkan.
b) Dapat mengetahui adanya penyimpangan dan pemahaman staff
dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
c) Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya
mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien.
d) Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan.
e) Dapat mengetahui staff yang perlu diberikan penghargaan,
promosikan atau diberikan pelatihan selanjutnya.
Kekuasaan dan pengaruh
·
Pengertian kekuasaan
Menurut Miriam Budiarjo (2002) kekuasaan adalah
kewenangan yang didapatkan seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan
tersebut sesuai kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan
melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk
mempengaruhi tingkah orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan pelaku.
·
Jelaskan sumber-sumber
kekuasaan
Ada 5
sumber kekuasaan menurut John Brench dan
Bertram Raven:
a)
Kekuasaan menghargai (reward power)
Kekuasaan yaang didasarkan pada kemampuan seseorang
pemberi pengaruhi untuk memberi penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi
untuk melaksanakan perintah (bonus sampai senioritas atau persahabatan)
b)
Kekuasaan memaksa (coercive power)
Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk
menghukum orang yang dipengaruhi kalau tidak memenuhi perintah atau
persayaratan (teguran sampai hukuman)
c)
Kekuasaan sah (legitimate power)
Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau
aturan yang timbul dari pengakuan seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi
pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai batas tertentu.
d)
Kekuasaan keahlian (expert power)
Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan
bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian relavan atau pengetahuan khusus yang
tidak dimiliki oleh orang yang dipengaruhi (profesional atau tenaga ahli)
e)
Kekuasaan rujukan (referent power)
Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang
didasarkan pada identifikasi pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan
bagi yang dipengaruhi (karisma, keberanian, simpati, dll)
·
Definisi pengaruh
Berikut ini
pengertian pengaruh menurut para ahli:
a) Pengertian pengaruh menurut Norman Barry
Pengaruh adalah
suatu tipe kekuasaan yang jika seorang yang dipengaruhi agar bertindak dengan
cara tertentu, dapat dikatakan terdorong untuk bertindak demikian, sekalipun
ancaman sanksi yang terbuka tidak merupakan motivasi yang mendorongnya.
b) Pengertian pengaruh menurut Robert Dahl
A mempunyai
pengaruh atas b sejauh ia dapat menyebabkan B untuk berbuat sesuatu yang
sebenarnya tidak akan B lakukan
c) Pengertian pengaruh menurut Bertram Johannes Otto
Schrieke
Pengaruh merupakan
bentuk dari kekuasaan yang tidak dapat di ukur kepastiannya
·
Jelaskan pengaruh
taktik dalam organisasi
Dalam kerangka
umum yang diciptakan oleh strategi umum dan utama perusahaan, setiap
fungsi bisnis perlu melakukan
aktivitas-aktivitas yang membantu mengembangkan keunggulan kompetitif yang
dapat dipertahankan. Rencana jangka pendek lingkup terbatas ini dinamakan
taktik. Iklan radio, pengurangan persediaan, dan suku bunga pinjaman perkenalan
merupakan contoh dari taktik. Manajer disetiap fungsi bisnis mengembangkan
taktik yang menggambarkan aktivitas fungsional yang menjadi bagian mereka dari
biasanya dimasukkan sebagai bagian inti dari rencana tindakan mereka. Taktik fungsional
merupakan pernyataan rinci mengenai “sarana” atau aktivitas yang akan digunakan
untuk mencapai tujuan jangka pendek dan menciptakan keunggulan kompetitif
Daftar Pustaka
Budiarjo, M. (2002). Dasar-dasar
ilmu politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
http://fatih-io.biz/definisi_dan_pengertian_pengaruh_menurut_para_ahli.html
Pearce,. &
Robinson. (2012). Manajemen strategis
formulasi, implementasi, dan pengendalian. Jakarta: Salemba Empat


