Minggu, 22 November 2015

Tugas Psikologi Manajemen 3

                               Mengendalikan fungsi manajemen
·         Pengertian controlling
Menurut Henry Fayol controlling adalah penemuan dan penerapan cara dan alat untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah di tetapkan.

Menurut Lyndall F. Urwick (1974) controlling adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa pengadaan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud tujuan yang telah digariskan semula.

Menurut George Terry controlling adalah untuk mengawasi apakah gerakan dari organisasi ini  sudah sesuai dengan rencana atau belum.

Dalam melaksanakan kegiatan controlling, atasan mengadakan pemeriksaan, mencocokan, serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang dicapai.


·         Jelaskan langkah-langkah kontroling
Menurut Kadarman langkah-langkah proses pengendalian, yaitu:
1)     Menetapkan Standar
Karena perencanaan merupakan tolak ukur merancang pengawasan, maka secara logis hal ini berarti bahwa langkah pertama dalam proses pengawasan adalah menyusun rencana. Perencanaan yang dimaksud disini adalah menentukan standar.
2)     Mengukur Kerja
Langkah kedua dalam pengawasan adalah mengukur atau mengevaluasi kinerja yang dicapai terhadap standar yang telah ditentukan.
3)     Memperbaiki Penyimpangan
Proses pengawasan tidak langkap jika tidak ada tindakan perbaikan terhadap penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.

Menurut Maman Ukas menyebut tiga unsur pokok yang selalu ada dalam proses pengendalian, yaitu:
1)     Ukuran-ukuran yang menyajikan bentuk-bentuk yang diminta. Standar ukuran ini bisa nyata, mungkin juga tidak nyata, umum atau khusus, tetapi selama seorang masih menganggap bahwa hasilnya adalah seperti yang diharapkan.
2)     Perbandingan antara hasil yang nyata dengan ukuran tadi. Evaluasi ini harus dilaporkan kepada khalayak ramai yang dapat berbuat sesuatu akan hal ini.
3)     Kegiatan mengadakan koreksi. Pengukuran-pengukuran laporan dalam suatu pengawasan tidak akan berarti tanpa adanya koreksi, jikalau dalam hal ini diketahui bahwa aktifitas umum tidak mengarah ke hasil-hasil yang diinginkan.

·         Jelaskan tipe-tipe kontrol dalam manajemen
a)      Pengendalian diri dalam (internal control)
Pengendalian dari dalam adalah pengendalian yang dibentuk dari dalam organisasi itu sendiri. Aparat atau unit pengendalian ini bertugas mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan oleh pemimpin untuk melihat dan menilai kemajuan atau kemunduran dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu pemimpin dapat mengambil suatu tindakan korektif terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya (internal control).
b)      Pengendalian luar organisasi (eksternal control)
Pengendalian luar organisasi (eksternal control) aalah pengendalian yang dilakukan oleh aparat atau unit pengendalian dari luar organisasi terhadap departemen (lembaga pemerintah lainnya) atas nama pemerintah. Selain itu, pengawasan dapat pula dilakukan oleh pihak luar yang ditunjuk oleh suatu organisasi untuk minta bantuan pemeriksaan atau pengendalian terhadap organisasinya.
c)      Pengendalian preventif
Pengendalian preventif adalah pengendalian yang dilakukan sebelum rencana itu dilaksanakan. Maksud pengendalian preventif adalah untuk mencegah terjadinya kekeliruan atau kesalahan.
d)      Pengendalian represif
Pengendalian represif adalah pengendalian yang dilakukan setelah adanya pelaksanaan pekerjaan. Maksud dilakukankan pengendalian represif adalah untuk menjamin kelangsungan pelaksanaan pekerjaan agar hasilnya tidak menyimpang dari yang telah di rencakanan (dalam pengendalian anggaran disebut post audit)

·         Membuatu strategi controlling untuk organisasi
Bila fungsi pengawasan dilakukan dengan tepat, organisasi akan memperoleh manfaat berupa:
a)      Dapat mengetahui sejauh mana program telah dilakukan oleh staff, apakah sesuai dengan standar atau rencana kerja, apakah sumber daya telah digunakan sesuai dengan yang telah ditetapkan.
b)      Dapat mengetahui adanya penyimpangan dan pemahaman staff dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
c)      Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien.
d)      Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan.
e)      Dapat mengetahui staff yang perlu diberikan penghargaan, promosikan atau diberikan pelatihan selanjutnya.

                                                           Kekuasaan dan pengaruh
·         Pengertian kekuasaan
Menurut Miriam Budiarjo (2002) kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan pelaku.


·         Jelaskan sumber-sumber kekuasaan
Ada 5 sumber kekuasaan menurut John Brench dan Bertram Raven:
a)      Kekuasaan menghargai (reward power)
Kekuasaan yaang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruhi untuk memberi penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintah (bonus sampai senioritas atau persahabatan)
b)      Kekuasaan memaksa (coercive power)
Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk menghukum orang yang dipengaruhi kalau tidak memenuhi perintah atau persayaratan (teguran sampai hukuman)
c)      Kekuasaan sah (legitimate power)
Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai batas tertentu.
d)      Kekuasaan keahlian (expert power)
Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian relavan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang dipengaruhi (profesional atau tenaga ahli)
e)      Kekuasaan rujukan (referent power)
Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang didasarkan pada identifikasi pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan bagi yang dipengaruhi (karisma, keberanian, simpati, dll)

·         Definisi pengaruh
Berikut ini pengertian pengaruh menurut para ahli:
a)      Pengertian pengaruh menurut Norman Barry
Pengaruh adalah suatu tipe kekuasaan yang jika seorang yang dipengaruhi agar bertindak dengan cara tertentu, dapat dikatakan terdorong untuk bertindak demikian, sekalipun ancaman sanksi yang terbuka tidak merupakan motivasi yang mendorongnya.
b)      Pengertian pengaruh menurut Robert Dahl
A mempunyai pengaruh atas b sejauh ia dapat menyebabkan B untuk berbuat sesuatu yang sebenarnya tidak akan B lakukan
c)      Pengertian pengaruh menurut Bertram Johannes Otto Schrieke
Pengaruh merupakan bentuk dari kekuasaan yang tidak dapat di ukur kepastiannya



·         Jelaskan pengaruh taktik dalam organisasi
Dalam kerangka umum yang diciptakan oleh strategi umum dan utama perusahaan, setiap fungsi  bisnis perlu melakukan aktivitas-aktivitas yang membantu mengembangkan keunggulan kompetitif yang dapat dipertahankan. Rencana jangka pendek lingkup terbatas ini dinamakan taktik. Iklan radio, pengurangan persediaan, dan suku bunga pinjaman perkenalan merupakan contoh dari taktik. Manajer disetiap fungsi bisnis mengembangkan taktik yang menggambarkan aktivitas fungsional yang menjadi bagian mereka dari biasanya dimasukkan sebagai bagian inti dari rencana tindakan mereka. Taktik fungsional merupakan pernyataan rinci mengenai “sarana” atau aktivitas yang akan digunakan untuk mencapai tujuan jangka pendek dan menciptakan keunggulan kompetitif

Daftar Pustaka
Budiarjo, M. (2002). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
http://fatih-io.biz/definisi_dan_pengertian_pengaruh_menurut_para_ahli.html

Pearce,. & Robinson. (2012). Manajemen strategis formulasi, implementasi, dan pengendalian. Jakarta: Salemba Empat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar